Rabu, 12 Desember 2018

PEDOMAN KONSELING INDIVIDU GESTALT


PEDOMAN PRAKTIK KONSELING INDIVIDU






Pendekatan    : Gestalt

Teknik            : Exaggeration atau Latihan Melebih-lebihkan


No
Tahapan Konseling Gestalt
Peran Konselor
Teknik Latihan Melebih-lebihkan
KDK
1.       
Membangun hubungan
Ø  Konselor menciptakan tempat yang aman dan nyaman untuk konseli.
Ø  Konselor membangun suasana yang kondusif untuk konseli.
Ø  Konselor membangun kepercayaan terhadap konseli.
Ø  Konselor membangun komunikasi yang terbuka terhadap konseli.
Ø  Konselor bekerjasama dengan konseli untuk membuat rencana konseling.


2.       
Mengidentifikasikan dan Pengeksplorasikan problem
Ø  Konselor mengidentifikasi masalah konseli secara sepesifik dan obyektif.
Ø  Konselor mengeksplorasi masalah konseli untuk memahami sepenuhnya masalah dan latar belakangnya.
Ø  Konselor mengintegrasikan informasi secara sistematis menjadi sebuah profil penuh makna mengenai konseli dan masalah konseli.


3.       
Merencanakan pemecahan problem
Ø  Konselor mengidentifikasi masalah.
Ø  Konselor mengidentifikasi dan menata solusi yang memungkinkan.
Ø  Konselor mengeksplorasi  konsekuensi solusi yang diusulkan bersama.
Ø  Konselor memprioritaskan solusi/teknik yang paling tepat dan disepakati.
Mengidentifikasi problem :
Ø  Konselor melihat keadaan konseli saat penyampaian masalah, apakah muncul keganjalan perilaku verbal maupun non verbal.
“contoh tingkah laku non verbal yang tergolong dalam  kasus ini antara lain adalah: selalu gemetaran, menggoyang-goyangkan kaki/tangan, dll. Kebiasaan verbal mengucapkan kata-kata tertentu secara berlebihan.”
Ø  Konselor menanyakan masalah keganjalan perilaku konseli (masalah verbal maupun non verbal)

4.       
Mengaplikasikan solusi dan penutupan konseling
Ø  Konselor mengaplikasikan solusi/teknik pada konseli.
Ø  Konselor memantau perkembangan konseli untuk menentukan tindak lanjut.
Ø  Konselor mengakhiri proses konseling.
Mengaplikasikan teknik melebih-lebihkan :
Ø  Konselor meminta konseli untuk mengulangi secara terus-menerus sampai jenuh masalah keganjalan perilaku yang muncul (verbal maupun non verbal)
Ø  Konselor meminta konseli untuk berkisah/menjelaskan mengenai keganjalan perilakunya.
Ø  Konselor meminta konseli menyadari masalahnya.




Daftar Pustaka          :

Suhendri dan Dini Rahmawati. 2018. Pendekatan Konseling. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama

Hendrarno, Eddy. 1988. Pendekatan Gestalt Dalam Konseling. Semarang: Silas Press

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Koleksi Novel Novea...

Sinopsis Koleksi Novel ku :)   Halo teman-teman pengunjung blog aku. Disini aku mau memberikan sinopsis dan sedikit informasi tentang ...